Membuat Bootable Flashdisk Menggunakan Rufus

Proses instal ulang sistem operasi di PC / laptop beberapa tahun lalu masih menggunakan CD / DVD. Namun sekarang penggunaan CD/DVD sudah banyak orang meninggalkannya, karena untuk laptop keluaran terbaru yang berbody ramping seperti netbook, ultrabook, dan PC tablet biasanya tidak menyertakan CD room. Sekarang orang banyak beralih ke flash drive atau flashdisk karena fleksibilitasnya untuk melakukan proses instal ulang operating system pada PC/laptop. Salah satunya adalah dengan menggunakan Rufus ini

Apakah kalian tahu Rufus? Rufus adalah aplikasi portabel sumber terbuka dan gratis untuk Microsoft Windows yang dapat kalian gunakan untuk memformat dan membuat USB flash drive yang dapat terboot atau Live USB. Aplikasi ini dikembangkan oleh Pete Batard dari Akeo Consulting.

Baiklah tanpa berlama-lama yiptechid akan membantu kalian cara membuat bootable flashdisk dengan menggunakan Rufus.

Cara Membuat Bootable Menggunakan Rufus

  • Pesiapkan File ISO Installer OS Kalian
  • download Rufus terlebih dahulu, kalian bisa download di website officialnya – Download Rufus
  • Setelah selesai mendownload aplikasi Rufus silahkan di instal seperti biasa, khusus untuk yang portable cukup double klik saja file Rufus yang sudah di download.
  • Jalankan aplikasi Rufus kemudian masukan flashdisk yang akan Anda jadikan sebagai bootable. Kami sarankan menggunakan flashdisk berkapasitas 8 GB atau yang lebih besar.
  • Langkah berikutnya Rufus akan secara otomatis mendeteksi informasi dari flashdisk yang Anda gunakan seperti kapasitas, volume label, dan sebagainya.
  • Jika flashdisk yang Anda masukkan tidak terdeteksi, jangan buru-buru menggantinya. Silahkan Anda klik ikon tanda panah show advanced drive properties, akan muncul beberapa opsi tambahan di bawahnya. Centang opsi ‘List USB Hard Drives’
  • Selanjutnya klik tombol SELECT, kemudian silahkan masuk ke folder yang mana file ISO sistem operasi tersimpan. Pada tutorial ini saya gunakan file ISO Windows 10, pilih file kemudian klik open
  • Pada langkah ini, Anda perlu mengatur Boot Selection. Namun secara otomatis aplikasi akan menampilkan versi operasi sistem yang sudah Anda tambahkan tadi. Untuk bagian Partition scheme silahkan pilih MBR dan di bagian Target system menjadi BIOS (or UEFI-CSM).
  • Pada bagian Format Option, silahkan beri nama Volume Label sesuai dengan selera. Kemudian atur File system ke NTFS selanjutnya Show advanced format options lalu centang Quick Format dan create extended label and icon files seperti gambar di bawah ini.
  • Sebelum Anda mengklik tombol start, saya sarankan Anda untuk mem-backup terlebih dahulu data yang ada pada flashdisk. Jika sudah sekarang Klik tombol Start untuk memulai proses pembuatan bootable menggunakan flashdisk.
  • Setelah itu akan muncul jendela peringatan yang akan mengatakan bahwa seluruh file di dalam flashdisk kita akan terhapus. Jika sudah melakukan backup Anda bisa langsung Klik OK untuk melanjutkan.
  • Pada langkah ini kita tinggal menunggu proses pembuatan bootable yang mungkin memakan waktu 10 sampai 15 menit. Tergantung besar file ISO windows dan kecepatan flashdisk yang kita gunakan. Kami sarankan menggunakan flashdisk yang sudah support 3.0.
  • Langkah terakhir, akan muncul status berwarna hijau pada bar proses disertai tulisan Ready. Ini menandakan bahwa proses membuat bootable flashdisk sudah selesai. Silahkan tekan tombol close dan flashdisk siap digunakan, jangan lupa juga eject flashdisk dengan aman.

Setelah proses pembuatan flashdisk bootable selesai, maka Anda sudah bisa menggunakannya untuk melakukan instal ulang Windows. Restart PC/ laptop Anda lalu masuk ke menu setting BIOS untuk mengatur booting BIOS pada PC/laptop Anda menjadi first booting ke flashdisk.

Demikian cara menggunakan aplikasi Rufus untuk membuat flashdisk menjadi bootable.Cara yang sama juga bisa Anda aplikasikan untuk Sistem operasi Linux dan Mac OS. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *