Inilah Daftar Status Code HTTP yang Perlu Anda Ketahui

Pernahkah Anda mendengar istilah status code HTTP (Hypertext Transfer Protocol)? Ya kode Status HTTP adalah suatu standarisasi status kode web server ketika memberikan informasi mengenai keadaan halaman pada website Anda.

Untuk sedikit gambarannya adalah pernakah Anda menjumpai status kode http berupa “Page Not Found” atau kita sebut dengan istilah code 404. Ya kode itu menandakan bahwa suatu halaman website yang kita tuju tidak terdapat pada server atau website tersebut.

Bukan hanya kode itu saja yang ada namun masih banyak lagi. Untuk kalian yang ingin mengetahui daftar Status Code HTTP, simak penjelasannya berikut ini.

status code http

Daftar Status Code HTTP

1. Continue (Code 200)

Kode yang berarti bahwa permintaan browser telah berhasil di terima, pahami, dan di proses oleh server. Dengan kata lain, semua berjalan dengan lancar.

2. Created (Code 201)

Server telah memenuhi permintaan browser Anda. Hasilnya, server membuat data baru.

Baca juga : Layanan Hosting Terbaik Indonesia Untuk Pilihan Website Anda

3. Move Permanently (Code 301)

Kode ini muncul saat halaman website atau data telah berganti secara permanen dengan data yang baru. Dengan kata lain, HTTP code ini beruna untuk Redirect 301.

4. Bad Request (Code 400)

Server tak bisa memenuhi permintaan karena adanya error dari browser Anda.

5. Unauthorized (Code 401)

Error ini muncul karena browser tak bisa memberikan bukti kewenangan yang sah saat di minta server.

6. Forbidden (Code 403)

Kode ini muncul saat pengguna berusaha mengakses sesuatu yang tak diizinkan. Misalnya, mengakses konten yang dikunci tanpa login terlebih dahulu.

7. Not Found (Code 404)

Inilah kode error tiga digit paling terkenal di jagat maya. Error ini menunjukkan bahwa data yang diminta browser itu tidak ada di server.

8. TimeOut Error (Code 408)

Muncul saat server kehabisan waktu (time out) karena menunggu browser menyelesaikan permintaannya. Dengan kata lain, server tidak menerima seluruh permintaan yang dikirim browser. Mungkin saja karena koneksi pengguna sehingga komunikasi dengan server terputus.

9. URL Too Long (Code 414)

Seperti namanya, error 414 URL Too Long terjadi saat URL yang dikirim oleh browser terlalu panjang untuk bisa diproses server.

10. Bad Gateway (Code 502)

Umumnya, HTTP status code ini muncul karena salah satu server menerima respons yang tak beres dari server lainnya. Misalnya, saat penggunaan proxy server.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *