Cara Upload File WordPress dari Localhost ke Hosting

Bagi kalian yang gemar melakukan development website menggunakan wordpress, kalian harus memindahkan ke server hosting agar website kalian bisa diakses oleh banyak orang.

Untuk sebagian orang yang masih baru menggunakan wordpress dan belum pernah melakukan migrasi/memindahkan file dari localhost ke sever hosting, yiptechid akan mencoba membagian caranya kepada kalian. Simak panduan cara upload file WordPress ke hosting berikut ini:

Daftar langkah-langkah yang harus kalian lakukan:

  1. Membuat database melalui MySQL Database di Cpanel
  2. Backup database Komputer local
  3. Import database melalui PhPMyAdmin di cPanel
  4. Upload file Menggunakan FTP/FileZilla
  5. Setting file wp-config.php
  6. Mengedit Database MySQL di Server Online

Cara Upload File WordPress dari Localhost ke Hosting

1. Membuat database melalui MySQL Database di Cpanel

  • Jika Anda belum membuat database di server, silahkan Anda buat terlebih dahulu. Membuat database MySQL bisa dilakukan di cPanel > MySql Database.
Cara Upload File WordPress
  • Buat database baru dengan nama sesuai keinginan anda
  • Kemudian buat username dan password
  • Setelah anda membuat database dan user baru, anda harus menambahkan username tersebut dengan databasenya dengan scrool kebawah pada bagian “Add User to database”
  • Kemudian ceklist all privilage => make change

2. Backup database Komputer local

  • Siapkan database aplikasi WordPress yang sudah Anda buat ketika offline. Backup database Anda, jika menggunakan PhPMyAdmin silahkan akses PhPMyAdmin dari web browser Anda ( http://localhost/phpmyadmin)
  • Pilih database wordpress yang ingin kalian upload dari drop down menu “ database “. Setelah database kalian pilih dan menampilkan table-tablenya, klik pada tombol “export” Lalu pilih “Custom-display all possible options”
  • Select all dan centang kotak “Add Drop Table” Jangan ganti yang lain kecuali Anda tahu apa yang Anda lakukan. Centang “Save as file” tekan tombol “go” di kanan bawah browser. Browser akan mengeluarkan konfirmasi penyimpanan ke local komputer.

3. Import database melalui PhPMyAdmin di cPanel

  • Setelah selesai membuat database dan user (step 1) serta export database di computer local Anda ( step 2). Silahkan buka menu PhPMyAdmin di cPanel Pilih database dengan nama yang tadi Anda buat di step pertama.
  • Berikut adalah tampilan gambar yang sudah berhasil di import

Baca juga : Cara Mengetahui Perangkat Yang Sedang Terhubung Ke Wifi

4. Upload file Menggunakan FTP/FileZilla

  • Sebelum Anda upload file wordpress ke server melalui FTP, sebaiknya compresi dalam satu file format Zip dahulu kesemua file dan direktori installasi wordpress di computer local Anda . Gunakanlah kompresi normal (standar) untuk zip file dan direktori WordPress.
  • Upload file .zip dengan menggunakan ftp/filezilla untuk mempercepat proses upload dan menghindari kagalan upload. Jika ingin menjadikan aplikasi wordpress sebagai web utama silahkan upload file zip wordpress ke dalam direktori /public_html supaya aplikasi wordpress dapat diakses melalui http://yourdomain.com/.
  • Setelah selesai upload, login ke cPanel > File Manager, cari file yang Anda upload (di dalam direktori public_html), klik kanan pada file tersebut dan extract.

5. Setting file wp-config.php

  • Sampai step 4, jika Anda mencoba untuk mengakses situs Web Anda mungkin akan ditemui sebuah kesalahan/pesan error. Hal ini karena file “wp-config.php” dari server lokal Anda tidak berisi informasi yang berhubungan dengan rincian account hosting Anda. File “wp-config.php” menyimpan informasi mengenai nama database, userDB, serta password yang dibuat pada account hosting,. Anda perlu mengubah rincian di dalamnya sebagai berikut :
  • Buka cPanel > File Manager Anda. Cari file wp-config.php di root directory WordPress Anda. Klik kanan pada file tersebut dan klik ‘Code Edit’, ubah baris code di bawah ini sesuai informasi yang kita buat pada step 1 :
[PHP]
// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘nama-DB-localhost-PC’); ubah menjadi define(‘DB_NAME’, ‘ nama-DB-Hosting’);
/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘root’); ubah menjadi define(‘DB_USER’, ‘nama-user-Hosting’);
/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ”); ubah menjadi define(‘DB_PASSWORD’, ‘password-hosting’);
/** MySQL hostname */
define(‘DB_HOST’, ‘localhost’); tidak dilakukan perubahan
[/PHP]
  • Setelah selesai mengganti konfigurasi, tekan tombol Save Changes.

6. Mengedit Database MySQL di Server Online

  • Inilah langkah terakhir yang paling penting. Kita harus mengedit database yang sudah anda buat di hosting tadi supaya dapat terhubung dengan file-file WordPress kita. Kita hanya perlu mengubah URL, yang dalam contoh ini dari ‘http://localhost/nama-localhost-pc/ menjadi ‘http://www.namaDomainAnda.com’. (jika hosting yang anda beli sudah termasuk SSL ganti http menjadi https)
  • Jalankan PhPMyAdmin di Control Panel. Klik nama database Anda, Pilih dan klik pada table wp_options. Pada tampilan yang muncul klik [Browse]. Pada tabel yang ada edit ada 2 hal :
  • Editlah entri “siteurl” pada kolom “option_name”. Klik edit atau gambar pena untuk mengedit. Gantilah ‘option_value’-nya dengan http://www.namaDomainAnda.com ( sesuaikan dengan path directory tempat file WordPress dan nama domain Anda).
  • Editlah entri “Home” pada kolom yang sama. Jika Anda tidak menemukannya, klik tanda panah di bawah tabel. Cara mengeditnya sama dengan entri siteurl di atas.
  • Akses nama domain Anda melalui browser, dan selamat website anda sudah tersedia di internet

Itulah langkah-langkah untuk upload file wordpress ke hosting, ikuti langkah-langkahnya dengan teliti yak!. Semoga atikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *